Posted on Agustus 10, 2009 by abuaqila06
Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir
masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang
telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang
stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.
Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali
dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis – dari porselin,
plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara [...]
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »
Posted on Februari 7, 2009 by abuaqila06
Masih ingat dengan The Law of Diminishing Return atau Marginal Utility
yang kita pelajari waktu di SMP/SMA dulu? Semakin banyak sendok nasi
yang kita makan, kenikmatannya akan terus menurun. Hal yang sama terjadi,
kenikmatan mengendarai mobil baru, awalnya enak dan nyaman lama kelamaan
menjadi biasa.
Sebaliknya jika harus turun kelas mobil, awalnya akan merasa tidak enak dan mau
muntah, namun lama [...]
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »
Posted on Oktober 14, 2008 by abuaqila06
Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir di depan kuburan umum.
Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan. Setelah memberi salam, pria yang ternyata adalah sopir itu berkata, “Pak, maukah Anda menemui wanita yang ada di mobil itu? Tolonglah Pak, karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal!”
Penjaga kuburan itu menganggukkan kepalanya tanda [...]
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »
Posted on Oktober 14, 2008 by abuaqila06
Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari
perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut
yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.
Wanita itu berkata dengan senyumnya yang khas: “Aku tidak mengenal
Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar.
Mari masuk ke dalam, aku [...]
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »
Posted on Juni 18, 2008 by abuaqila06
Entah apa dan di mana menariknya, Bank Indonesia amat senang mengundang saya untuk menyampaikan presentasi dengan judul Dealing With Difficult People.
Yang jelas, ada ratusan staf bank sentral ini yang demikian tertarik dan tekunnya mendengar ocehan saya. Motifnya, apa lagi kalau bukan dengan niat untuk sesegera mungkin jauh dan bebas dari manusia-manusia sulit seperti keras kepala, [...]
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | 1 Komentar »
Posted on Mei 14, 2008 by abuaqila06
Ya Rabbul Izzati, sekian lama aku mengembara mencari cinta. Terperosok aku dalam kubangan rindu bersulam palsu. Pedih jiwaku, gersang ragaku. Tapi aku tak pernah berhenti memadu rindu, karena ku tahu cinta sejatimu adalah musim semi dalam jiwaku.
Allah, kuberharap pengembaraan cintaku membawaku pada sebuah taman. Menuju ke sana, kulalui dengan tertatih-tatih. Kadang terpikir olehku untuk menuntaskan [...]
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »
Posted on Mei 13, 2008 by abuaqila06
Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.
“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.
Sang Guru [...]
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »
Posted on April 30, 2008 by abuaqila06
Aku mencintai orang-orang sholeh, meskipun aku belum termasuk golongan mereka. Aku harap semoga aku mendapat syafaat dari mereka.
Aku membenci orang-orang durhaka, meskipun sebenarnya, mungkin, aku termasuk golongan mereka. (Imam Syafi’i)
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »
Posted on April 28, 2008 by abuaqila06
Sepucuk surat dari seorang Ayah
Aku tuliskan surat ini atas nama rindu yang besarnya hanya Allah
yang tahu. Sebelum kulanjutkan, bacalah surat ini sebagai surat
seorang laki-laki kepada seorang laki-laki; surat seorang ayah
kepada seorang ayah.
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | 1 Komentar »
Posted on April 28, 2008 by abuaqila06
MENEMBUS KETERBATASAN
Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya.
Namun, apa yang terjadi
bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu? Hasilnya, kutu itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja!
Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.
DIarsipkan di bawah: Petuah Bijak | Leave a Comment »