Khidmat Ilmiah, 11 Syawal 1429 H

Bulan ini bulan Syawal yaitu dilaksanakannya shalat Idul Fitri, manusia sedunia dari mulai Nabi Adam sampai dengan manusia akhir nanti tidak ada manusia satupun yang terbuat …. semuanya dibuat, baik yang fisiknya lengkap atau yang tidak lengkap, baik yang kakinya ada ataupun tidak ada, yang tangannya lengkap ataupun tidak lengkap, semuanya diciptakan oleh Allah. Ini diangkat dalam kitab Sirrur Asror Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani yang menjadi moto utama dalam bidang tasawuf.


Firman Allah :


“Wamaa kholaqtul jinna wal insa illa liya’budun”


artinya : ” Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk ibadah”


tapi itu saja belum cukup, rata-rata semua beranggapan seperti ini karena Depag menterjemahkan ayat ini hanya sebatas itu saja. Maka kebanyakan dari manusia asal sudah melaksanakan ibadah menganggap dirinya merasa telah memenuhi tugas karena terjemah DEPAG yang diterangkan oleh para penceramah di TV, Radio-radio dan mimbar-mimbar itu yang dipakai. jika kita merasa dengan sholat lima waktu, puasa ramadhan, bila telah nisab lalu berzakat dan bila kita mampu naik haji. Kita berfikir apabila telah melaksanakan semua itu saja kita telah memenuhi tugas dari Allah. Kita orang tasawuf jangan cuma sampai disitu pemikiran kita.

Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani telah menafsirkan “illa liya’budun” dalam kitab Sirrur Asror bahwa makna kalimat itu adalah liya’rifun. kalau anda ditanya kenapa “liya’budun” lamnya itu lam lita’lil, dia menasabkan ya’budun kalau fi’il mudhore dinasabkan harus hilang nunnya itu, sebab tanda sofanya itu ialah membuang nun, kenapa nun-nya masih juga tetap ada ? dijawab oleh ahli Ilmu alat, sebenarnya ujungnya itu bukan nun tapi iya, asalnya “wamaa kholaqtul jinna wal insa illa ilya’buduuniii” kenapa iya-nya dibuang apakah ada kaidah shorof dan nahwu yang membolehkan membuang iya mutakallim ? tidak ada. Lalu kenapa Allah membuang iya mutakallim ? disitu ilmunya Ilmu Saj’i (sastra). Jadi “…. Tidak Ku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk ma’rifat kepada Allah” bukan sebatas ibadah saja, banyak yang beribadah tapi tidak ma’rifat, kalau ahli ma’rifat pasti dia ahli ibadah. bila ada orang yang mengaku dirinya ma’rifat tapi tidak ibadah berarti aliran sesat. Suryalaya tidak begitu, kalau ada yang seperti itu ? itu bukan dari Suryalaya begitu saja.

Ramadhan itupun merupakan salah satu untuk mencetak manusia yaitu menjadi manusia yang bertaqwa, bagi orang yang belum belajar thareqat mungkin “La’lallakum tattaquun” sebatas menjadi orang sholeh saja, tapi untuk orang yang telah belajar thareqat harus menjadi “wasiliin” orang yang wusul kepada Allah Swt dan untuk menjadi hamba Allah yang sholeh tidak harus memiliki ilmu yang tinggi, maksudnya dengan ilmu dasar yang sedikitpun asalkan diamalkan dengan istiqomah anda bisa wusul kepada Allah, sebaliknya orang yang tinggi ilmunya tapi tidak istiqomah dalam pengamalan maka ia tidak akan wusul kepada Allah. Dalam kitab Jauhar Maknun “Kakulina Li’allimiin Dzigotillah Adzikru Miftahuliba bil Adro” banyak orang yang ilmunya tinggi tapi tidak mau belajar thareqat, tidak akan wusul kepada Allah. orang yang tidak menerima talqin dzikir thareqat muktabaroh dari mursyid, maka ia bisa jadi orang sholeh, orang baik tapi tidak akan mencapai tingkat wusul. Dalam kitab anwirul Qulub “Wa’lam annattarokiya mimma qoumin illa akhoro la budda laka minal musallik al ‘arifi biakhwalin nafsi”. Ketahuilah bahwa pergeseran peningkatan maqom nafsu dari satu tahap ke tahap yang lain tidak akan terwujud tanpa bimbingan guru yang mengetahui perjalanan ruh itu sendiri.

 Sumber : Suryalaya

3 Tanggapan

  1. jawab atuh kalo di sms……hehehehe…ga ada pulsa yah…

  2. PUNYA SOFWARE PLANTATION GA LEWAT TEMEN TEMEN

  3. tau aja gw gak punya pulsa, gimana bisnisnta ajak2 dong?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: